header-int

UNSA Lahirkan 504 Sarjana Baru, Siap Hadapi Era 4.0

Kamis, 31 Okt 2019, 10:24:28 WIB - 3 View
Share
UNSA Lahirkan 504 Sarjana Baru, Siap Hadapi Era 4.0

Universitas Samawa (UNSA) kembali melahirkan sarjana baru. Selasa, 29 Oktober 2019, perguruan tinggi tertua dan terkemuka di Pulau Sumbawa ini mewisuda 504 orang mahasiswanya terdiri dari strata satu (S1) dan Ahli Madya (Diploma). Dari jumlah tersebut terdapat 15 orang yang lulus dengan predikat Coumlaude (pujian). Hadir dalam kesempatan itu Bupati Sumbawa, pejabat perwakilan LLDIKTI Wilayah VIII, pimpinan DPRD Sumbawa, para Rektor dan pimpinan sejumlah perguruan tinggi, kepala OPD, pimpinan BUMD/BUMN, pengurus Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Samawa, anggota Senat dan orang tua mahasiswa.

Rektor UNSA, Dr. Syafruddin, SE., MM, menyampaikan selamat kepada semua wisudawan beserta seluruh keluarganya atas keberhasilan yang telah dicapai. Ia berharap para wisudawan ini dapat berkiprah dan mengamalkan ilmunya sesuai dengan keahlian masing-masing. “Atas nama lembaga, hari ini saya hibahkan dan menyerahkan saudara ke lingkungan dan dunia kerja yang membutuhkan keahlian saudara serta kepada orang tua dan keluarga. Semoga saudara dapat berkarya lebih baik dari keadaan sebelum saudara menjadi sarjana,” kata Doktor Syaf—akrab Rektor muda ini disapa.

Selain itu UNSA menitipkan para wisudawan ini kepada pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan pimpinan unit kerja agar dapat diperhatikan dan dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu berkiprah dan mengamalkan ilmunya sesuai dengan keahliannya. Bagi alumni yang akan memasuki dunia kerja, harus terus belajar, pandai membaca peluang kerja yang ada, memperkaya diri dengan skill yang bisa membuka peluang kerja sendiri. ”Ingatlah, persaingan dunia kerja ke depan semakin tajam dan keras, siapa cepat dia dapat baru bisa survive,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Rektor berpesan agar para wisudawan dapat menjaga nama baik almamater, memelihara sikap dan perilaku yang sarjana berakhlak mulia, serta menghindari perbuatan tercela. Ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah dapat digunakan untuk kepentingan kemaslahatan dan kemajuan bangsa, dengan menjadikan diri sebagai agent of change, sehingga kesarjanaan yang disandang memiliki arti bagi lingkungan masyarakat dan pembangunan bangsa. Para wisudawan juga harus tetap mengingat bahwa di dalam penerapan keilmuan agar selalu berpegang pada nilai-nilai moral.

Di bagian lain Doktor Syaf mengatakan, Hari Sumpah Pemuda yang baru diperingati merupakan bukti bahwa pemuda atau sarjana adalah mereka yang siap menghadapi era 4.0. Era tersebut memerlukan keunggulan dan kreativitas manusia. “Sarjana merupakan starting awal dari kehidupan, untuk menghadapi perubahan masa yang begitu cepat,” imbuhnya.

Sementara, Dra. Putu Anggraeni Sri Andayani, MM., selaku pejabat perwakilan LLDIKTI Wilayah VIII menyampaikan, acara wisuda merupakan rangkaian kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dengan kegiatan akademik, yang telah dilewati oleh setiap mahasiswa. Selain itu, wisuda juga merupakan tonggak awal bagi wisudawan ataupun wisudawati untuk memulai proses kehidupan dengan tantangan yang lebih dinamis dan komplek. “Jangan berhenti untuk tetap belajar dan menyerap teknologi serta ilmu pengetahuan, yang berkembang begitu cepat dan pesat,” katanya mengingatkan.

Saat ini lanjut Putu Anggraeni, budaya mutu telah menjadi isu sentral dalam pengembangan pendidikan, terutama di pendidikan tinggi. Karena peningkatan kualitas melalui berbagai jalur pendidikan tidak akan pernah berakhir. “Untuk itu, setiap insan wajib mempersiapkan diri sebaik baiknya, terutama mental dan skill agar bisa tetap eksis dalam menghadapi berbagai persaingan,” pungkasnya. (JEN/SR)

Unidha Universitas Samawa Merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang menjadi Icon Pulau Sumbawa, Sejak Lama Telah Memberikan Banyak Dampak di Dalam Dunia Pendidikan dan Penelitian di Tanah Pulau Sumbawa
© 2019 Universitas Samawa Sumbawa Besar NTB Follow Universitas Samawa : Facebook Twitter Linked Youtube